Tampilkan postingan dengan label Sain dan Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sain dan Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2011

Robot Enam Kaki Yang Digunakan dalam Regu Penyelamat

Sebuah kelompok studi robotika yang dipimpin oleh profesor Arai saat ini sedang mengembangkan robot yang memiliki enam kaki, dua diantaranya dapat digunakan untuk menyerang lawan. Konsep ini diadopsi dari hewan yang memiliki dua kaki yang stabil unuk berjalan
Fitur yang ada di robot ini yaitu bahawa bagian penggeraknya dapat berjalan secara normal dan dapat mengetahui perbedaan ketinggian jadi robot ini bisa mengatasi kenaikan ketinggian tanah,

Pembuaan Sollar Cell dengan Menggunakan tungku Optik

Pembuatan sel surya yang menggunakan bahan silikon membutuhkan temperatur tinggi  lebih dari 1000 derajat selcius, proses ini menggunakan elemen panas dan membutuhkan energi yang banyak. Sebuah tungku baru yang terbuat dari bahan optik telah dikembangkan oleh oleh para peneliti di National Renewable Energy Laboratory di Golden, Colorado.

Sabtu, 24 Desember 2011

Perban Pintar yang Mampu Tumbuhkan Pembuluh Darah

Perban yang disebut 'microvascular stamp' dikembangkan untuk merangsang dan mengarahkan pertumbuhan pembuluh darah pada permukaan luka. Perban ini berisi sel-sel hidup yang mampu menumbuhkan jaringan yang rusak dalam pola tertentu. Setelah seminggu digunakan, pola tersebut akan menyesuaikan dengan pembuluh darah.
"Semua jenis jaringan ingin membangun kembali, termasuk tulang, otot atau kulit, dan sangat membutuhkan pembuluh darah. Tapi salah satu tantangan besar dalam menciptakan jaringan pembuluh darah adalah bagaimana cara mengontrol pertumbuhan dan jarak pembuluh darah baru. Kemampuan untuk memolakan pembuluh darah fungsional pada skala ini dalam jaringan hidup belum pernah ada sebelumnya," kata peneliti dari University of Illinois, Hyunjoon Kong.

Memanfaatkan Hidrogen sebagai Bahan Bakar Alternatif untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca


Transportasi bertanggung jawab terhadap emsi gas krbon diaoksisda di seluruh dunia. Secara global transportasi menyumbang 13,5% emisi gas rumah kaca. Maklum, sector ini secara rakus mengkonsumsi energy bahan fosil. Oleh sebab itu menangani transportasi penting sekali bagi penaanganan perubahan iklim.
Emisi dari sector transportasi bersumber dari pembakaran bahan bakar yang dipergunakanya. Menjadi persoalan bagaimana menemukan dan mengembangkan teknologi yang mampu memanfaatkan sumber energy lain untuk sarana transportasi.

Energi listrik yang berasal dari kertas Bekas

Perusahan sony berhasil menciptakan prototipe dari sebuah kertas yang dapat menghasilkan energi listrik, teknologi yang digunakan yaitu dengan mengubah kertas yang dirobek kemudian dimasukan kedalam caairan sehingga menghasilkan listrik, jika prototip ini dikembangkan lebih lanjut lagi maka banyak masyarakat yang dapat mengelola limbah kertas yang biasanya dibakar atau dibuang di tempat samapah menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk handphone dan barang elektronik lainya. Selain dapat memanfaatkan limbah dari kertas bio-batrei ini ramah lingkungan karena tidak menggunkan bahan kimia dan logam yang berbahaya dan mudah didaur ulang sedangkan pada batrei yang digunakan saat ini banyak menggunakan bahan kimia yang berbahaya dan sangat sulit dalam proses daur ulang.

Jumat, 23 Desember 2011

Bumi Punya Dua Bulan

Bumi ternyata memiliki lebih dari satu satelit. Jika selama ini satu-satunya satelit Bumi yang dikenal hanyalah Bulan, peneliti dari Cornell University menyebut jika ada satu satelit lagi yang disebut 2006 RH120.

2006 RH120 pertama kali muncul di tahun 2006 di Catalina Sky Survey, Arizona, Amerika Serikat. Saat itu, objek yang dianggap asteroid ini bergerak mengelilingi Bumi. Awalnya  2006 RH120 nampak seperti roket buatan manusia yang memiliki cat putih layaknya titanium buatan Badan Antariksa AS (NASA).

Tapi dalam penelitian, ternyata 2006 RH120 memiliki tubuh sendiri dengan panjang hanya beberapa meter. 2006 RH120 kemudian masih dianggap satelit alami seperti Bulan. Namun, 2006 RH120 menghilang di tahun 2007 dan meninggalkan orbit Bumi.

Sekarang, para astrofisikawan dari Cornell menyatakan jika 2006 RH120 bukanlah anomali biasa. Melainkan bulan sementara yang normal dimiliki planet seperti Bumi. 2006 RH120 dikatakan menjadi satelit sementara yang tertarik gravitasi Bumi dan Bulan.

Kedua benda planet ini, Bumi dan Bulan, saling tarik satu sama lain dan ikut menarik benda lain yang dekat dengan mereka di angkasa. Sering kali, objek yang ditarik gaya gravitasi Bumi dan Bulan adalah komet dan asteroid. Komet dan asteroid ini 'tersenggol' oleh planet-planet luar dan berakhir di wilayah sekitar Bumi.

Tiga astrofisikawan Cornell yang terlibat antara lain Mikael Granvik, Jeremie Vaubaillon, dan Robert Jedicke, mendirikan model sederhana yang menunjukkan bagaimana gaya tarik Bumi dan Bulan menangkap objek luar angkasa dan membuat Bumi mendapat tambahan Bulan.

"Pada waktu tertentu, paling tidak ada satu satelit natural Bumi dengan diamater 1 meter yang bergerak mengeliling Bumi. Benda-benda ini mengorbit sekitar 10 bulan, sebelum akhirnya hilang," demikian ujar tim astrofisikawan itu.

Selama ini, Planet yang dikenal memiliki lebih dari satu satelit adalah Mars dengan dua satelit kecilnya; Deimos dan Phobos. Jupiter dengan 64 satelit termasuk empat satelit terbesarnya; Ganymede, Callisto, Io, dan Europa. Saturnus yang memiliki 62 bulan, dua di antaranya Titan dan Enceladus.

Uranus juga memiliki banyak satelit yakni sebanyak 27 buah, yang terbesar adalah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel, dan Miranda. Terakhir, Neptunus mempunyai 13 satelit dan yang terbesar adalah Triton.

sumber : National geographic indonesia