Pada jutaan tahun silam bimi ini pernah dihuni oleh berbagai mahluk raksasa yang dikenal sebagai dinasourus, selang dengan perjalanan waktu mereka mengalami kepunahan dari berbagai teori yang diajukan pakar pubakala, salah satu hipotesa menyatakan bahwa kepunahan mereka disebabkan oleh perubahan iklim bumi. Mereka gagal beradaptasi dengan perubahan iklim tersebut dan akhirnya punah menghilang dari kehidupan di bumi ini. Menurut laporan IPCC (2007) perubahan iklim merupakan fenomena yang nyata terjadi. Perubahan iklim dipicu oleh aktivitas manusia, yakni aktivitas yang telah meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca yang terjadi sejak adad ke-20. Ini dikenal dengan efek gas rumah kaca. Jumlah emisi gas rumah kaca yang dilepaskan oleh aktivitas manusia dan tertimbun di atmosfir sangat berlebihan. Besarnya konsentrasi gas rumah kaca ini menahan dan merangkap panas yang seharusnya sebagian dipantulkan kembali ke bumi dan sebagaian alainya dipancarkan ke luar angkasa. Akibat meningkatnya panas yang terserap oleh gas rumah kaca di atmosfer, suhu rata-rata permukaan bumi terus meningkat dari tahun ketahun.
Fenomena pemanasan gelobal yang meningkatkan perubahan iklim telah mempengaruhi secara segnifikan seluruh dimensi kehidupan manusia. Kecuali berdampak pada ekosistem lingkungan, perubahan iklim telah memicu terjadinya aspek ekonomi, social kependudukan dan budaya. Dampak yang ditimbulkan perubahan iklim harus diidentifikasi secara tepat dan harus dicarikan jalan keluar untuk meresponya untuk meminimalisir terjadinya bencana yang mengancam kehidupan manusia.